Bupati Tabanan Ajak 3.600 Penari, Untuk Pagelaran Festival Seni di Tanah Lot
Jelang festival Tanah Lot, Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti merancang Tarian Kolosal Rejang Sandat Ratu yang akan diikuti oleh 3.600 peserta.
Awalnya akan mengajak 7.000 penari lokal, namun terlalu banyak, lalu dipangkas menjadi 3.600 peserta, dan saat ini masih uji coba terlebih dahulu.
Dia mengatakan, persiapannya sekarang adalah mengkonsepkan gamelan dengan tariannya. Kader PDIP ini mengatakan, bahwa tarian ini diperuntukkan kepada ratu segara yang telah menjaga Bali yang melimpahkan anugerahnya khususnya Tabanan dan nusantara.
“Rejeng renteng kan sudah umum ini memang dibuat khusus sebagai bentuk cinta akan seni dan persembahan cinta kita ibu ratu selatan,” terangnya.
Tarian ini murni kreasi komtemporer, sebagai magnet untuk seni lainnya. Dibawakan oleh anak - anak muda dan ibu-ibu muda, pada saat acara festival Tanah Lot yang dilaksanakan pada bulan Juli 2018.
Dia menerangkan, kenapa tanggalnya belum ditentukan pasti lantaran masih melihat kondisi surutnya air. “Tarian ini akan dipentaskan dengan laser dan creative art ligthing dari Epson,” ungkapnya.
Pihaknya berharap dengan adanya tarian ini anak-anak muda akan mencintai seni budaya layaknya magnet. “Dari tari rejang sandat ini anak-anak muda akan menyenangi rejang lainnya. Karena seni itu harus ber metamorfosis dengan jaman dengan tidak meninggalkan pakem-pakemnya,” paparnya.
Awalnya akan mengajak 7.000 penari lokal, namun terlalu banyak, lalu dipangkas menjadi 3.600 peserta, dan saat ini masih uji coba terlebih dahulu.
Dia mengatakan, persiapannya sekarang adalah mengkonsepkan gamelan dengan tariannya. Kader PDIP ini mengatakan, bahwa tarian ini diperuntukkan kepada ratu segara yang telah menjaga Bali yang melimpahkan anugerahnya khususnya Tabanan dan nusantara.
“Rejeng renteng kan sudah umum ini memang dibuat khusus sebagai bentuk cinta akan seni dan persembahan cinta kita ibu ratu selatan,” terangnya.
Tarian ini murni kreasi komtemporer, sebagai magnet untuk seni lainnya. Dibawakan oleh anak - anak muda dan ibu-ibu muda, pada saat acara festival Tanah Lot yang dilaksanakan pada bulan Juli 2018.
Dia menerangkan, kenapa tanggalnya belum ditentukan pasti lantaran masih melihat kondisi surutnya air. “Tarian ini akan dipentaskan dengan laser dan creative art ligthing dari Epson,” ungkapnya.
Pihaknya berharap dengan adanya tarian ini anak-anak muda akan mencintai seni budaya layaknya magnet. “Dari tari rejang sandat ini anak-anak muda akan menyenangi rejang lainnya. Karena seni itu harus ber metamorfosis dengan jaman dengan tidak meninggalkan pakem-pakemnya,” paparnya.

Komentar
Posting Komentar